

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi.(Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi bersama Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di lingkungan Mahakam Lampion Garden (MLG) dan Mahakam Riverside Market (Marimar).
Berlangsung di ruang sidang utama di kantor DPRD Kota Samarinda, Rabu (9/2/2022) ini, mempertanyakan nasib mereka terkait kejelasan dan kelanjutan usaha para pelaku UMKM di MLG dan Marimar.
Menurut data yang dikumpulkan oleh perwakilan dari pengusaha di MLG dan Marimar tersebut, jumlah pedagang yang tergabung di MLG dan Marimar terdapat 72 pedagang.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan para pelaku UMKM ini, Subandi meminta agar pelaku UMKM yang berjualan di MLG dan Marimar tak perlu khawatir tentang kepastian tempat berjualan.
Baca Juga: PTM Mulai Diterapkan, DPRD Harapkan Kerja sama Orang Tua dan Sekolah
“Pelaku UMKM yang ada di MLG dan Marimar tidak usah khawatir karena tetap bisa berjualan, siapapun pengelolanya,” ungkap Politisi Partai PKS itu.
Subandi juga menyatakan kesiapan DPRD Kota Samarinda dalam memfasilitasi serta memperjuangkan aspirasi para pelaku UMKM di MLG dan Marimar bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terkait wacana ditutupnya MLG dan Marimar.
Ia pun menegaskan bahwa Wali Kota Samarinda Andi Harunjuga dengan jelas sudah menjamin keberlangsungan mereka.
“Masih ada pertemuan antara Pemkot dengan pengelola MLG dan Marimar, jadi belum ada keputusan akhir. Kalau pernyataan Wali Kota, beliau menjamin keberlangsungan kegiatan UMKM di lokasi itu,” ucap Subandi.
Diketahui Pemkot Samarinda akan mengambil alih pengelolaan MLG yang disebabkan kerena pengelola MLG yaitu PT Samaco telah melanggar sejumlah kesepakatan kerja sama, seperti penunggakan pembayaran retribusi sehingga menyebabkan minimnya pemasukan dari pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu, penambahan Marimar juga dilakukan tanpa seizin Pemkot.(Adv/wan)












