Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialSamarinda

Subandi Serap Aspirasi Warga di Teluk Lerong  

359
×

Subandi Serap Aspirasi Warga di Teluk Lerong  

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Samarinda H. Subandi meggelar Reses di Kelurahan Teluk Lerong. (Ist)

TimesKaltim.com, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Samarinda Subandi menggelar penyerapan aspirasi (reses) ke daerah pemilihannya yakni Kecamatan Sungai Kunjang tepatnya di Kelurahan Teluk Lerong, Rabu (2/2/2022).

Kegiatan ini juga sekaligus menjadi wadah untuk melakukan silahturahmi dan berdialog guna menampung aspriasi masyarakat yang nantinya akan ditindaklanjuti dan diperjuangkan oleh DPRD selaku perwakilan masyarakat.

Disampaikan Subandi, salah satu keluhan yang disampaikan oleh masyarakat yakni tentang persoalan banjir, meskipun sudah dibuatkan drainase namun warga menyebut belum membuahkan hasil yang positif.

“Tentu yang masih menjadi persoalan di Samarinda ini banjir. Memang Pemerintah Daerah sudah membuat drainase untuk meminimalisir debit banjir saat hujan turun, tetapi drainase itu belum berjalan dengan baik. Dan itu akan menjadi catatan anggaran 2023” ungkap Subandi saat dikonfirmasi media ini.

Reses masa sidang I ini dijadwalkan berlangsung sejak 31 Januari hingga 9 Februari 2022. Sehingga seluruh anggota DPRD Samarinda akan kembali ke Dapilnya masing-masing untuk menjemput aspirasi masyarakat. Hasil aspirasi ini pun akan ditindaklanjuti dengan membuat pokok-pokok pikiran yang akan diteruskan ke Pemkot Samarinda.

“Masa reses merupakan masa penting yang sejatinya adalah kewajiban yang dilakukan anggota DPRD setiap tiga bulan sekali untuk ke Dapil bertemu konstiten guna menjaring semua aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya,” ucapnya.

Kemudian, seluruh aspirasi yang disampaikan, baik itu berupa saran, masukan maupun pengaduan akan dituangkan ke dalam laporan kegiatan reses dan selanjutnya akan disampaikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk ditindaklanjuti.

“Aspirasi masyarakat yang terhimpun dalam kegiatan reses akan menjadi bahan pertimbangan perencanaan pembangunan, agar pada pelaksanaan pembangunan dapat tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di daerah,” tutup Subandi.(Aji)