Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialPariwaraPolitikSamarinda

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Dinkes Intensif Atasi DBD Yang Kian Meningkat

464
×

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Dinkes Intensif Atasi DBD Yang Kian Meningkat

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmat Sopian Noor. (Topan Setiawan/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmat Sopian Noor menyarankan Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda melibatkan banyak pihak dalam penanganan Demam Berdarah (DBD).

Upaya tersebut dilakukan agar mencegah penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Samarinda yang kian mengkhawatirkan, karena dalam Januari ini terdapat 75 warga yang terjangkit  DBD.

“Dinkes Samarinda harus gerak cepat dalam menangani penyebaran penyakit ini karena telah 75 warga yang terjangkit DBD. Jangan sampai setelah adanya korban jiwa, baru kemudian repot melakukan penanganan,” kata Ahmat Sopian Noor saat dihubungi Timeskaltim.com, Senin (30/1/2022).

Ia minta mulai saat ini pihak terkait melakukan pencegahan secara intensif agar tidak terjadi penambahan lagi warga positif DBD.

“Cuaca yang sering hujan ini banyak menimbulkan genangan air di sejumlah tempat, sehingga masyarakat harus terus diberi pemahaman dalam menangani genangan air,” sarannya.

Baca Juga: Rayakan HUT Pemprov Kaltim Ke-65, Gubernur – DPRD Beri Penghargaan Kepada Tokoh Berjasa Bagi Daerah

Menurut Sopian, banyak cara yang bisa dilakukan Dinkes secara terus menerus dalam penanggulangan DBD, misalnya intensif memberikan edukasi ke masyarakat akan pentingnya melakukan gerakan 3M Plus.

3M Plus itu adalah menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, mengubur barang bekas, kemudian menghindari gigitan nyamuk dengan tidur menggunakan kelambu, serta menyalakan atau mengolesi kulit dengan anti nyamuk.

Kemudian membagikan abate ke masyarakat untuk ditebar ke bak mandi atau tempat penampungan air di rumah tangga agar jentik nyamuk mati, di samping mengingatkan ke warga untuk rajin menguras bak mandi.

“Hal yang juga diperlukan sekarang adalah melakukan fogging (pengasapan) di kawasan yang terdeteksi ada pasien DBD, karena di kawasan itu bisa jadi banyak nyamuk aedes aegypti,” pungkasnya.(Adv/wan)