Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

Gelar Press Conference Akhir Tahun, Kapolresta Samarinda Turut Memberi Apresiasi Atas Peran Media

231
×

Gelar Press Conference Akhir Tahun, Kapolresta Samarinda Turut Memberi Apresiasi Atas Peran Media

Sebarkan artikel ini
Suasana saat Kapolresta Samarinda menyampaikan laporan akhir tahun yang bertempatkan di Aula Wira Pratama, pada Senin (30/13/2024). (Muhammad Hasbi/ Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Polisi Resor Kota (Polresta) Samarinda menggelar Press Conference release laporan akhir tahun 2024. Press Conference dipimpin langsung oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, bertempatkan Aula Wira Pratama, pada Senin (30/13/2024).

Kepada awak media ia menjelaskan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang dinilai tetap kondusif, meski terdapat sejumlah dinamika berupa kasus kriminalitas.

Ary Fadli juga menyebutkan, meski kondisi Kamtibmas secara umum terkendali, beberapa kasus menonjol masih menjadi atensi khusus pihaknya.

“Alhamdulillah, hingga penghujung tahun 2024, situasi Kamtibmas di Samarinda cukup terkendali. Namun, kami tidak mengatakan semuanya aman terkendali, karena masih ada beberapa kejadian menonjol yang membutuhkan penanganan serius,” ungkapnya, Senin (30/12/2024).

Lebih lanjut, ia menjelaskan sejumlah statistik kriminalitas, salah satu yang paling menjadi sorotan ialah kasus narkoba. Peredaran narkoba sendiri tercatat menurun menjadi 255 kasus dari 339 kasus pada tahun 2023.

Kendati demikian, kasus pencurian dan penganiayaan berat mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Namun pihaknya memastikan jajarannya tetap sigap, hal tersebut dibuktikan dari pengungkapan kasus-kasus besar, termasuk aksi begal yang viral di media sosial.

“Seiring berkembangnya kota dan dinamika masyarakat, angka kriminalitas memang berpotensi naik. Namun, kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan rasa aman dan menjaga ketertiban,” tegasnya.

Ary Fadli turut mengakui bahwa pihaknya berhasil menjadikan Sungai Dama sebagai Kampung Bebas Narkoba yang sejauh ini enjadi sorotan publik.

“Kami jamin 99,9 persen tidak ada lagi peredaran narkoba di Sungai Dama. Ini berkat kolaborasi antara kepolisian, TNI, BNN, pemerintah, dan masyarakat,” ucapnya.

Diakhir pria kelulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2000 ini turut memberi apresiasi atas kerja sama dan juga peran media serta masyarakat dalam mendukung kinerja kepolisian.

“Tanpa dukungan media, tugas kami tidak akan maksimal. Kolaborasi ini harus terus dipupuk agar tujuan bersama, yakni menjaga Samarinda tetap kondusif, dapat tercapai,” pungkasnya. (Has/Bey)