Timeskaltim.com, Kukar – Kelurahan Mangkurawang kini diproyeksikan menjadi dua wilayah baru melalui program pemekaran, yakni Desa Mangkurawang Darat dan Mangkurawang Bawah.
Pemekaran ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan ekonomi dan infrastruktur berdasarkan potensi lokal masing-masing wilayah.
Lurah Mangkurawang, Ardiansyah, menjelaskan bahwa calon Desa Mangkurawang Darat akan berfokus pada sektor pertanian, persawahan, dan perkebunan. Salah satu program unggulannya adalah pengembangan perkebunan madu kelulut.
“Perkebunan madu kelulut mencakup area seluas lebih dari satu hektar. Saat ini sudah dikelola oleh koperasi dan menghasilkan produk madu kemasan yang siap jual. Madu kelulut telah menjadi produk unggulan di Mangkurawang Darat,” ungkap Ardianysah, Kamis (26/12/2024).
Di sisi lain, wilayah Mangkurawang Bawah diarahkan untuk mengembangkan sektor perikanan dan budidaya.
Pemerintah kelurahan bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menyediakan fasilitas seperti keramba sungai dan keramba terpal.
“Fokus kami di Mangkurawang Bawah adalah mendukung budidaya perikanan dengan menyediakan sarana yang memadai melalui kerja sama dengan Dinas Perikanan Kukar,” jelas Ardianysah.
Terkait pemekaran wilayah, Ardianysah menyambut baik langkah ini sebagai solusi atas keterbatasan dana yang kerap menjadi kendala dalam pembangunan infrastruktur di wilayah Mangkurawang.
“Pemekaran ini sangat positif, karena selama ini pembangunan memang ada, tapi dana terbatas. Dengan pemekaran, beberapa infrastruktur yang masih kurang bisa lebih diperhatikan,” tambahnya.
Pemekaran wilayah ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah baru tersebut. (Rob/Bey)










