Kutai Timur: Kemacetan yang terjadi di sekitar Pasar Induk Sangatta telah lama menjadi keluhan masyarakat. Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Hj Uci, mengungkapkan bahwa terutama pada jam-jam sibuk, seperti sore hari, arus lalu lintas seringkali tersendat akibat banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan dan kios yang tidak teratur.
“Masalah kemacetan di sekitar Pasar Induk sudah lama menjadi keluhan masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk, seperti sore hari. Banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan dan kios-kios yang tidak teratur menyebabkan arus lalu lintas menjadi tersendat. Ini tentunya mengganggu kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sana,” ujar Uci (22/11/2024).
Untuk mengatasi masalah ini, Hj Uci berencana bekerja sama dengan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP, guna merumuskan solusi yang dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan kelancaran lalu lintas di kawasan pasar.
Salah satu langkah yang dianggap efektif adalah memperbaiki sistem pengaturan parkir agar lebih tertib, serta memastikan bahwa kendaraan yang parkir tidak menghalangi jalur lalu lintas.
“Pengaturan parkir yang lebih baik harus segera diterapkan. Kita juga akan bekerja sama dengan pihak pasar untuk menata kios-kios yang berada di pinggir jalan agar tidak mengganggu ruang publik dan arus lalu lintas. Ini akan meningkatkan ketertiban di pasar dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berbelanja atau berdagang,” tambahnya.
Hj Uci juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketertiban di sekitar Pasar Induk.
Ia mengusulkan sosialisasi mengenai pentingnya parkir yang tertib dan pengaturan pedagang yang tidak menghalangi akses jalan, agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menciptakan lingkungan yang tertib dan aman.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi juga tanggung jawab kita bersama untuk menjaga ketertiban di lingkungan pasar. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat, saya yakin masalah kemacetan dan ketertiban di Pasar Induk bisa segera teratasi,” ujar Uci.
Sebagai langkah awal, Hj Uci berencana mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait, termasuk pedagang pasar dan masyarakat setempat, untuk merumuskan solusi yang komprehensif dan mengimplementasikan kebijakan yang bisa membawa perubahan positif bagi kawasan pasar.ADV












