Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Yan Ipui Tekankan Pentingnya Sosialisasi Perda Sebelum Diberlakukan

663
×

Yan Ipui Tekankan Pentingnya Sosialisasi Perda Sebelum Diberlakukan

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Yan Ipui, anggota DPRD Kutai Timur, menekankan pentingnya sosialisasi yang menyeluruh kepada masyarakat sebelum Peraturan Daerah (Perda) yang baru disahkan diterapkan.

Sosialisasi dianggap sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat memahami tujuan, isi, dan dampak dari perda tersebut, sehingga tidak muncul kebingungan atau masalah setelah penerapan perda, terutama yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Sebelum perda ini disahkan, kita perlu melakukan sosialisasi yang menyeluruh kepada masyarakat. Hal ini penting untuk menjelaskan tujuan dan isi perda, serta potensi dampaknya, agar tidak ada kesalahpahaman yang bisa menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujar Ipui.

Ipui menyebutkan, salah satu isu yang perlu mendapat perhatian khusus adalah terkait dengan pemeliharaan hewan ternak dan hewan liar, seperti burung hantu, yang menjadi perhatian di beberapa daerah.

Sosialisasi yang efektif diharapkan dapat mengurangi potensi protes atau masalah yang mungkin muncul, serta memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan terkait isi perda.

Sebagai bagian dari upaya sosialisasi, DPRD Kutim berencana mengadakan pertemuan dengan masyarakat melalui kegiatan reses.

Reses ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk langsung membahas dan menyampaikan kekhawatiran terkait penerapan perda.

“Reses dan pertemuan langsung dengan masyarakat sangat penting, karena itu menjadi ajang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kekhawatiran mereka. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk membahas dan menyelesaikan persoalan yang mungkin timbul, seperti halnya masalah pemeliharaan hewan ternak dan hewan liar,” kata Ipui.

Ipui menambahkan, dengan melibatkan masyarakat dalam pembahasan perda, DPRD Kutim dapat memastikan bahwa implementasi perda akan lebih efektif, serta memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan masyarakat.

Sosialisasi yang menyeluruh dan partisipasi aktif diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya peraturan yang ada.

“kita ingin memastikan bahwa perda ini benar-benar diterima oleh masyarakat dan berjalan sesuai harapan. Dengan sosialisasi yang tepat, kita bisa menghindari masalah di lapangan dan meminimalisir potensi ketidaknyamanan yang bisa terjadi,” tutup Ipui.ADV