Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Mulyana, menyatakan dukungannya terhadap dua hal penting yang menjadi fokus pembangunan di daerah: peningkatan sarana pendidikan dan penerapan kesetaraan gender.
Pernyataan ini disampaikan dalam rapat bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur, Kamis (7 November 2024), di mana dibahas berbagai program unggulan yang diharapkan segera terealisasi.
Mulyana menegaskan bahwa salah satu prioritas utama DPRD adalah pembangunan fasilitas pendidikan yang memadai untuk jenjang SMA dan SMK.
Ia mencatat adanya permasalahan penerimaan siswa pada tahun 2024 dan memastikan bahwa pemerintah telah merencanakan pembangunan sarana pendidikan tersebut mulai tahun 2025.
“Kami akan memastikan pembangunan ini berjalan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan, agar masalah yang terjadi tahun ini dapat segera teratasi,” ujarnya.
Selain itu, Mulyana juga menyoroti pentingnya penerapan kesetaraan gender, yang baru saja disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada bulan Oktober lalu.
“Kesetaraan gender sangat penting untuk kemajuan Kutai Timur secara menyeluruh. Kami berharap implementasi Perda ini bisa berjalan dengan baik di lapangan, tanpa ada diskriminasi atau kesenjangan di sektor pembangunan,” tambah Mulyana, yang merupakan politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Rencananya, Mulyana akan melakukan kegiatan reses pada minggu depan di daerah pemilihannya, Dapil 2. Reses ini akan menjadi kesempatan untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat, terutama terkait kebutuhan di sektor pendidikan.
“Kami akan turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan apa yang menjadi prioritas masyarakat di Dapil 2, khususnya terkait dengan pendidikan dan pembangunan yang ada,” ungkap Mulyana.
Dengan komitmen yang kuat dari DPRD, Mulyana berharap dua program besar ini dapat membawa perubahan signifikan bagi kemajuan Kutai Timur.
Peningkatan kualitas pendidikan dan kesetaraan gender diyakini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, menciptakan peluang yang lebih besar bagi semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.ADV












