Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Sabarudin Rencanakan Reses di “Sangsaka”, Fokus Infrastruktur dan Layanan Kesehatan

959
×

Sabarudin Rencanakan Reses di “Sangsaka”, Fokus Infrastruktur dan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Sabarudin, yang merupakan politisi dari Partai Gerindra, akan melaksanakan reses pada 16 November 2024 mendatang.

Reses kali ini akan difokuskan di Kecamatan Sandaran dan Kaliorang, yang merupakan bagian dari daerah pemilihannya yang dikenal dengan istilah “Sangsaka”, yang meliputi Kecamatan Sangkulirang, Sandaran, Karangan, Kaubun, dan Kaliorang.

“Reses kali ini akan kami lakukan di tiga titik, dua desa di Kecamatan Sandaran dan satu desa di Kecamatan Kaliorang,” ujar Sabarudin pada Rabu (13 November 2024).

Dalam reses kali ini, Sabarudin akan menanggapi berbagai aspirasi masyarakat, yang sebelumnya sudah disampaikan terkait beberapa permasalahan yang menjadi perhatian utama. Infrastruktur menjadi isu paling mendesak yang diharapkan dapat segera mendapatkan perhatian, terutama akses jalan, jembatan, dan jalan usaha tani.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah akses jalan menuju Desa Sandaran yang harus melewati jalur Berau atau Biduk-Biduk, yang menurut Sabarudin perlu segera diperbaiki.

“Terutama jalan yang menuju ke Sandaran, kampung atau yang di daerah Tanjung Mangkaliat sana kan kita harus melewati Berau atau Biduk-Biduk. Sedangkan lewat Kota Sandaran sendiri bisa, tapi kan ini perlu dimaksimalkan lagi pembangunannya atau pembukaan jalannya. Karena di sana memang hambatannya di antaranya adalah adanya beberapa sungai yang harus dilewati dan ini belum ada jembatannya,” jelasnya.

Selain masalah infrastruktur, Sabarudin juga menyoroti masalah layanan kesehatan yang perlu perhatian khusus. Masyarakat di wilayah Sangsaka, khususnya yang berada di sekitar Kecamatan Sandaran, mengeluhkan kurangnya tenaga medis, terutama dokter spesialis di fasilitas kesehatan setempat.

Sabarudin mencatat bahwa Rumah Sakit Sangkulirang yang menjadi rumah sakit rujukan di wilayah tersebut masih kekurangan tenaga dokter spesialis.

“Tenaga medis di sana belum mencukupi, dan khususnya rumah sakit rujukan di Sangkulirang perlu tambahan dokter spesialis,” ungkap Sabarudin, yang juga menjabat Sekretaris Komisi D DPRD Kutai Timur.

Selain itu, ia juga mencatat bahwa kebutuhan akan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis di puskesmas-puskesmas setempat menjadi perhatian penting. Masyarakat berharap agar layanan kesehatan di wilayah tersebut bisa lebih baik, dengan ketersediaan tenaga medis yang memadai.

Reses yang akan dilakukan oleh Sabarudin ini menjadi kesempatan penting untuk menggali lebih dalam berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat di Dapil 5.

Dengan mendengarkan langsung keluhan dan harapan masyarakat, diharapkan solusi atas berbagai permasalahan tersebut dapat segera ditemukan dan dijadikan dasar dalam perumusan kebijakan di DPRD Kutai Timur.

Sabarudin berharap, hasil reses ini akan menjadi bahan untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang lebih baik dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah Sangsaka, yang akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Reses ini sangat penting untuk memastikan bahwa apa yang diinginkan masyarakat bisa menjadi perhatian dan diprioritaskan dalam kebijakan daerah. Kami ingin agar segala permasalahan yang ada bisa segera diatasi, baik itu terkait infrastruktur maupun layanan kesehatan,” tutup Sabarudin.ADV