Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Minimnya SMA dan SMK di Sangatta Utara, Dewan Kutim Beri Catatan!

862
×

Minimnya SMA dan SMK di Sangatta Utara, Dewan Kutim Beri Catatan!

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Hj. Uci, mendorong sinergi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kutai Timur. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas dan terjangkau harus menjadi hak setiap anak di daerah ini, tanpa terkecuali.

Uci menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi utama untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi agar pendidikan di Kutai Timur, khususnya di daerah-daerah yang masih kekurangan fasilitas pendidikan, bisa berkembang dengan baik.

“Pendidikan yang berkualitas dan terjangkau harus menjadi hak setiap anak di Kutai Timur. Ini adalah investasi untuk masa depan mereka. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat penting untuk mencapai tujuan ini,” ujar Uci saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (8/11/2024).

Namun, Uci juga mengungkapkan adanya kendala dalam sektor pendidikan di daerah pemilihannya, yaitu Sangatta Utara. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah minimnya jumlah sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah tersebut.

Ia berharap masalah ini bisa segera ditangani melalui komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.

“Di Sangatta Utara, kami masih kekurangan fasilitas pendidikan pada jenjang SMA dan SMK. Kami berharap pemerintah daerah, khususnya dinas pendidikan, dapat berkomunikasi dengan pihak provinsi agar masalah ini mendapat perhatian lebih. SMA dan SMK adalah jenjang pendidikan penting yang harus tersedia di setiap kecamatan untuk memberikan akses yang lebih luas bagi anak-anak kita,” tambahnya.

Uci berharap agar pemerintah provinsi dapat meningkatkan perhatian dan anggaran untuk sektor pendidikan, terutama untuk pembangunan dan penyediaan fasilitas pendidikan di daerah-daerah yang belum memadai.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran, agar anak-anak Kutai Timur tidak hanya mendapatkan pendidikan secara fisik, tetapi juga pendidikan yang berkualitas.

“Pemerintah daerah dan provinsi perlu bersinergi untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai dan berkualitas. Saya juga berharap agar semua pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat, dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kutai Timur,” ujar Uci.

Sebagai anggota DPRD, Uci berkomitmen untuk terus memperjuangkan program-program yang mendukung sektor pendidikan dan memastikan bahwa setiap anak di Kutai Timur memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

“Pendidikan adalah hak setiap anak. Mari kita bersama-sama memastikan bahwa tidak ada anak di Kutai Timur yang tertinggal hanya karena kurangnya akses pendidikan,” tutupnya.ADV