Sayid Anjas, Wakil Ketua 1 DPRD Kutim, mengusulkan agar Kampung Mujur Jaya dan Kampung Majai, yang terletak di RT 44, Desa Sangatta Utara, menjadi kampung tematik yang dirancang khusus dengan luas wilayah tidak lebih dari dua hektar.
Kampung tematik ini akan menerima desain dan anggaran khusus untuk pengembangan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan, pembuatan trotoar, pembangunan sistem drainase, penyediaan tempat sampah, pemasangan lampu jalan, serta instalasi CCTV.
Sayid Anjas mengatakan kepada reporter di Sangat pada 26 November 2024 bahwa dia mengusulkan Majai dan Mujur Jaya sebagai kampung percontohan atau kampung tematik untuk program tahun depan atau tahun 2025.
Ia mengatakan bahwa usulan ini adalah hasil dari aspirasi masyarakat yang berbeda, yang mencakup pembangunan drainase, semenisasi, dan infrastruktur pendukung lainnya.
Menurut Anjas, anggaran Kutim yang besar memungkinkan pendanaan proyek ini.
“Saya optimis kampung tematik ini bisa dibuat tahun depan karena anggaran kita besar,” tegasnya.
Pengembangan kampung tematik ini akan didanai melalui pokok pikiran yang dibuat berdasarkan saran warga.
Kampung tematik adalah desa yang memiliki potensi kreatif dan budaya lokal yang unik., ada banyak tema yang di angkat, termasuk seni tradisional, makanan khas daerah dan kerajinan tangan .
Untuk menjadikan desa ini sebagai model pembangunan yang inovatif dan berdaya saing, dia berharap program ini dapat melibatkan pelaku usaha, pemerintah desa, dan warga setempat. diharapkan kampung majai dan mujur jaya akan menjadi inspirasi bagi pengembangan kampung tematik di daerah lain di kutim. ini akan meningkatkan daya tarik wisata dan mendorong ekonomi lokal.
“Diharapkan ini dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempromosikan kearifan lokal kutim di kancah nasional,” katanya.ADV












