Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

Terkesan Mendadak, Musda KNPI Kota Samarinda Diprotes Aliansi OKP

635
×

Terkesan Mendadak, Musda KNPI Kota Samarinda Diprotes Aliansi OKP

Sebarkan artikel ini
Suasana OKP se Samarinda saat menggelar Aksi, pada Sabtu, (30/11/2024)

Timeskaltim.com, Samarinda – Aliansi Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kota Samarinda menggelar aksi protes setelah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Samarinda menggelar Musyawarah Daerah (Musda) yang dinilai tidak transparan dan tidak melibatkan partisipasi seluruh OKP yang ada.

Aksi yang berlangsung pada, Sabtu (30/11/2024) di simpang Jalan Pahlawan ini, menuntut adanya perbaikan dalam penyelenggaraan Musda dan mendesak keterlibatan lebih besar dari seluruh OKP di Samarinda.

Kepada awak media, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Kevin, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musda KNPI yang berlangsung pada hari ini telah melanggar prinsip keterbukaan dan inklusivitas.

Pertama, sejak awal tidak ada sosialisasi yang masif mengenai jadwal maupun mekanisme pendaftaran untuk Musda tersebut. Kedua, pihaknya juga menilai bahwa ini tidak hanya merugikan, tetapi juga menciptakan kesan bahwa pelaksanaan Musda hanya mementingkan kepentingan pribadi dan segelintir kelompok lainnya.

“Kami dari Aliansi OKP menilai bahwa musyawarah yang dilakukan oleh KNPI hari ini tidak mengakomodir sama sekali keneradaan OKP-OKP lainnya, dan sebelumnya tidak ada sama sekali sosialisasi kapan musyawarah akan dilaksanakan. Ini adalah bentuk perampokan yang tidak etis,” ungkap Kevin.

Dengan begitu pihaknya tegas menolak pelaksanaan Musda KNPI Kota Samarinda, karena dianggap tidak sesuai dengan prosedur yang seyogianya dilaksanakan.

“Kita minta agar ada sosialisasi ulang terkait agenda Musda ini kepada seluruh OKP, hal itu untuk memastikan bahwa seluruh elemen pemuda dan OKP di Kota Samarinda mendapat informasi yang jelas dan kesempatan yang sama,”

Selain menuntut untuk melaksanakan mekanisme yang benar, pihaknya juga menuntut keterlibatan seluruh OKP se-Samarinda dalam penyelenggaraan Musyda, sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman organisasi pemuda yang ada di kota ini.

“Sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari pihak KNPI Kota Samarinda terkait tuntutan yang disampaikan oleh kami. Namun, sejumlah pengurus KNPI tengah melakukan rapat tertutup di lokasi yang sama untuk membahas permasalahan ini,” tandasnya.

Diakhir pihaknya berharap agar proses Musda KNPI dapat berjalan lebih inklusif, dan mengakomodir seluruh kepentingan sorganisasi kepemudaan yang ada di Kota Tepian (julukan Samarinda).