Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

Gelar Sosperda, Sulasih Pahamkan Bahaya Penggunaan Narkotika di Desa Wanasari

321
×

Gelar Sosperda, Sulasih Pahamkan Bahaya Penggunaan Narkotika di Desa Wanasari

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, Sulasih saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah di Jalan Tongkol, Desa Wanasari, Muara Wahau. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Sulasih menggelar Sosialisasi Perda (Sosper) Provinsi Kaltim Nomor 04 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika dan Psikotropika.

Sosperda tersebut bertempat di Jalan Tongkol, Desa Wanasari, Kecamatan Muara Wahau, pada Minggu (10/11/24).

Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) Bontang, Kutai Timur (Kutim), dan Berau ini didampingi narasumber AKP. Satria Yudha W.R S.E dari Kapolsek Muara Wahau dan DR. Drs H Sobirin Bagus, MM.

Sulasih dalam sambutanya mengatakan, sosialisasi perda pencegahan narkoba ini sangat penting. Sebab peredaran narkoba di masyarakat saat ini sangat mengkhawatirkan terutama kepada anak muda.

“Saya selaku anggota dewan sangat prihatin terhadap peredaran narkoba. Untuk itu, marilah kita bersama-sama mengawasi keluarga kita, anak-anak kita agar tidak terjerumus ke dunia narkoba,” ujar Sulasih, Minggu (10/11/2024).

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga berpesan apabila ada keluarga atau saudara yang kecanduan narkoba agar dilakukan rehabilitasi.

Kapolsek Muara Wahau, AKP. Satria Yudha W.R S.E mengatakan bahwa saat ini narkoba terus meningkat setiap tahunnya.

“Indonesia termasuk salah satu negara yang darurat narkoba sebab tingginya tingkat prevalensi narkoba setiap tahunnya. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Sulasih selaku anggota DPRD Kaltim yang telah memberikan kesempatan kami untuk sosialisasi tentang pencegahan narkotika ini,” ujarnya.

Kemudian Sulasih juga menambahkan, peredaran narkoba di negeri ini semakin parah sehingga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan seluruh masyarakat, mengingat pencegahan ini merupakan tugas kita bersama.

Untuk diketahui kegiatan ini dihadiri dari perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala desa, pelajar, dan penegak hukum dengan antusiasme yang tinggi. (Bey)