Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Kaltim), Shemmy Permata Sari Faiz, menyoroti tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Wilayah Kaltim.
Menurutnya, saat ini isu kekerasan seksual dan kekerasan terhadap anak di Kaltim sangat memprihatinkan.
“Saya belum tahu secara pasti apakah ada Perda khusus yang melindungi perempuan dan anak dari kekerasan, tapi kami akan menelusuri hal ini lebih lanjut,” ujar Shemmy, pada Kamis (07/11/2024).
Dia mengungkapkan, bahwa penting untuk memastikan adanya payung hukum yang kuat agar pelaku kekerasan mendapatkan sanksi tegas dan korban memperoleh dukungan yang memadai.
Lanjut, Shemmy berencana, untuk mengkaji lebih dalam mengenai regulasi yang ada dan berdiskusi dengan pihak-pihak terkait untuk menemukan langkah-langkah konkret dalam menekan kasus kekerasan ini.
“Kami tidak ingin ada lagi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kaltim. Kita perlu bersama-sama berupaya agar mereka merasa aman dan terlindungi,” tambahnya.
Ia berharap, melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kaltim dapat diperkuat.
“Saya optimistis bahwa dengan adanya perlindungan hukum yang lebih baik, Kaltim bisa menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak,” tandasnya. (Rob/Bey)












