Timeskaltim.com, Kutim – Ratusan kios dan toko di Pasar Sangkulirang, Desa Benua Baru Ilir Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hangus dilahap si jago merah, pada Kamis (22/08/2024), pukul 01.00 Wita dini hari.
Kepada awak media, Aliansyah (47) mengungkapkan bahwa, mulanya api terlihat dari stand toko lorong ketiga sebelah Utara Pasar Pagi Sangkulirang, tepat di Jl. Masjid Ar-Rahmah RT 09 Desa Benua Baru.
“Api itu kemudian membesar dan menjalar ke beberapa toko milik warga,” ungkapnya.
Melihat kebakaran tersebut, sontak reaksi cepat pemadam kebakaran dan masyarakat Sangkulirang berusaha untuk memadamkan api yang sudah mulai membesar dengan mengunakan unit pemadam, alkon, gerobak pemadam, serta kapal laut turut diberdayakan untuk memadamkan si jago merah.
“Dikarenakan bangunan tokoh pasar yang berdekatan dan atap bangunan yang saling berkaitan serta bahan bangunan pasar yang terbuat dari kayu sehingga api mudah menjalar dan menghanguskan seluruh bangunan pasar pagi Sangkulirang,” bebernya.
Kata dia, bangunan pasar pagi sangkulirang itu, terbuat dari bahan kayu sehingga api sangat mudah menjalar dan menghanguskan seluruh bangunan, kebakaran pasar tersebut terjadi selama 4-5 jam sejak pukul 01.00 wita s/d jam 05.30 Wita.
Tidak menutup kemungkinan penyebab kebakaran ini ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh dua orang yang tidak bertanggung jawab.
“Mohon kiranya pihak-pihak terkait bisa melakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait dengan penyebab kebakaran, apakah ada atau tidaknya unsur kesengajaan. Agar tidak menimbulkan gejolak sosial di masyarakat,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah melalui pesan WhatsApp, Kapolsek Sangkulirang, AKP Sudarwanto, mengatakan sejauh ini pihaknya sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“iya kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, bersabar saja dulu nanti pasti segera kami informasikan,” tegasnya.
Untuk diketahui, dalam musibah kebakaran ini tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan untuk kerugian masyarakat terdampak sekitar Rp.10 Miliar. Hingga berita ini di publikasikan, para pemilik toko sejauh ini mengamankan barang-barang yang tersisa, disimpan dipinggir jalan dan halaman kantor Desa Benua Baru Ilir.
Serta telah menghanguskan sejumlah lapak kurang lebih 338 petak kios atau toko termasuk dengan beberapa penginapan. (Has/Wan)













