Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Berby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Baru-baru ini, pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan terkait wajibnya masyarakat menyisihkan pendapatannya untuk membantu masyarakat yang belum memiliki rumah melalui Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar menyebut jika pemenuhan Tapera bukanlah hal yang mendesak, melainkan pendidikan dan kesehatan adalah hal yang dibutuhkan saat ini.
“Tentu saja, kebutuhan perumahan juga penting untuk masa depan, namun harus diatur dengan jelas prioritasnya,” ucapnya, Jumat (28/6/2024).
Deni berpendapat bahwa sebelum membahas Tapera, pemerintah harus fokus pada pemenuhan layanan dasar yang mendesak.
Ia menekankan perlunya diskusi lebih lanjut sebelum mengimplementasikan Tapera sebagai program wajib bagi semua warga.
“Kami tidak langsung membicarakan Tapera, tetapi kami percaya bahwa diskusi lebih lanjut harus dilakukan sebelum mengambil keputusan untuk menjadikan program ini wajib bagi semua warga,” tambahnya.
Deni juga mengharapkan agar pemerintah lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat terkait layanan dasar. Ia menegaskan pentingnya memberikan prioritas pada pendidikan dan kesehatan untuk memastikan bahwa hak-hak dasar semua warga terpenuhi.
“Dengan fokus pada layanan dasar, kami yakin bahwa semua warga dapat mendapatkan hak-hak mereka. Pendidikan dan kesehatan adalah hal yang mendasar dan harus menjadi prioritas,” tutupnya. (Bey)












