Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Medan dan Kontur Tanah Unik, Jimmi Sebut Pengerjaan Jalan di Kutim Perlu Dua Struktur Tambalan

597
×

Medan dan Kontur Tanah Unik, Jimmi Sebut Pengerjaan Jalan di Kutim Perlu Dua Struktur Tambalan

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi.

Timeskaltim.com, Kutim – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi, menjelaskan bahwa kondisi unik medan dan kontur tanah di wilayah ini memerlukan pendekatan khusus dalam pembangunan infrastruktur jalan. Menurutnya, setelah jalan dicor, masih perlu dilapisi aspal untuk memastikan keawetannya.

“Setelah dicor pun jalan itu akan perlu diaspal lagi karena struktur tanah di Kutai Timur ini belum representatif untuk dijadikan jalan yang cukup awet karena struktur tanahnya kaku. Yang bagus itu struktur tanah lentur,” kata Jimmi. Kondisi tanah yang kaku membuat jalan yang hanya dicor tidak cukup kuat untuk menahan beban kendaraan dalam jangka panjang.

Jimmi menjelaskan bahwa pendekatan terbaik untuk pembangunan jalan di Kutai Timur adalah menggunakan struktur kaku sebagai pondasi awal, yang kemudian dilapisi dengan aspal. “Jadi diperlukanlah medan kita ini bagusnya menggunakan struktur kaku dulu untuk menjadi pondasi, gunakan cor-coran lalu ditimpa lagi dengan lapisan struktural pakai aspal. Nah, cocoknya begitu untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kutim,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa proses ini tidak hanya memperpanjang usia jalan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan ketahanan terhadap berbagai kondisi cuaca serta beban lalu lintas yang berat. “Dengan cara ini, jalan akan lebih tahan lama dan mampu menahan beban kendaraan yang berat tanpa cepat rusak,” ujarnya.

Pendekatan ini, menurut Jimmi, adalah solusi terbaik untuk menangani tantangan yang dihadapi dalam pembangunan jalan di daerah dengan kondisi tanah yang tidak ideal. “Medan dan kontur tanah yang unik di Kutai Timur memang membutuhkan perhatian khusus. Dengan struktur kaku dan lapisan aspal, kita bisa memastikan jalan yang dibangun akan bertahan lebih lama dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Jimmi juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang tepat untuk setiap proyek infrastruktur jalan di Kutai Timur. “Kami di DPRD akan terus mengawasi dan mendorong pemerintah daerah serta kontraktor agar pendekatan ini diterapkan dengan baik dalam setiap proyek jalan yang dikerjakan,” tutupnya.

Dengan strategi ini, diharapkan kualitas jalan di Kutai Timur akan meningkat, memberikan akses yang lebih baik dan berkontribusi pada perkembangan ekonomi daerah.(SH/ADV)