Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Proyek MYC Masih Ada yang Belum Berjalan, Jimmi: Dinas yang Tahu Teknisnya

903
×

Proyek MYC Masih Ada yang Belum Berjalan, Jimmi: Dinas yang Tahu Teknisnya

Sebarkan artikel ini
DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi.
DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi.

Timeskaltim.com, Kutim – Beberapa proyek Multi Years Contract (MYC) di Kabupaten Kutai Timur masih belum menunjukkan kemajuan yang signifikan. DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi, menyatakan bahwa kondisi ini sangat bergantung pada dorongan pihak dinas PU terhadap teknis pengerjannya.

Walau sudah masuk di pertengahan tahun 2024, beberapa proyek MYC masih terlihat jalan di tempat bahkan tidak bergerak sama sekali.

“Di bulan 5 ini memang belum semua proyek MYC ada yang jalan,” ungkap Jimmi.

Ia menjelaskan bahwa tidak semua proyek dapat berjalan sesuai rencana karena berbagai faktor teknis dan situasi lapangan yang hanya dapat dipahami oleh dinas terkait.

“Kalau kita melihat ini, tidak semua bisa mengukur mereka karena secara teknis mereka yang tahu bagaimana pengerjaannya, bagaimana situasi di lapangannya,” jelasnya.

Jimmi menekankan bahwa tanggung jawab utama untuk memastikan penyelesaian proyek-proyek ini tepat waktu terletak pada dinas yang mengelolanya.

“Mereka juga sendiri yang bertanggung jawab atas kegiatan itu supaya bagaimana dalam waktu singkat ini bisa menyelesaikan target yang disesuaikan dari skema pembayaran yang sudah dibayarkan,” tambahnya.

DPRD Kutai Timur terus memantau perkembangan proyek MYC ini dan mendorong dinas terkait untuk mengatasi hambatan yang ada. Menurut Jimmi, tantangan di lapangan seringkali tidak dapat diantisipasi sejak awal, dan ini menjadi salah satu penyebab lambatnya progres beberapa proyek.

“Kita di DPRD tetap akan melakukan pengawasan agar proyek-proyek ini dapat selesai sesuai target,” kata Jimmi. Ia juga mengakui bahwa kendala teknis yang dihadapi di lapangan sering kali membutuhkan penanganan khusus dan keahlian dari pihak yang memang berwenang.

Selain itu, Jimmi juga mengajak masyarakat untuk memahami bahwa proses pengerjaan proyek-proyek besar seperti ini memang memerlukan waktu dan penanganan yang tepat. “Kami berharap masyarakat dapat memahami situasi ini dan memberikan dukungan kepada dinas terkait untuk menyelesaikan proyek-proyek tersebut,” ujarnya.

Proyek MYC di Kutai Timur merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. Meski beberapa proyek mengalami keterlambatan, DPRD dan dinas terkait tetap optimis bahwa dengan kerjasama yang baik, semua proyek dapat diselesaikan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Optimisme kami tetap tinggi. Dengan koordinasi yang baik antara DPRD, dinas terkait, dan dukungan masyarakat, kami yakin proyek-proyek MYC ini dapat diselesaikan sesuai target,” pungkas Jimmi.

DPRD Kutai Timur akan terus berperan aktif dalam mengawasi dan mendukung setiap langkah yang diambil oleh dinas terkait untuk memastikan proyek MYC berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kutai Timur. (SH/ADV)