Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Heboh di Medsos, Longsoran Tanah di Jalan Rantau Pulung: Aktivitas Tambang Jadi Sorotan

714
×

Heboh di Medsos, Longsoran Tanah di Jalan Rantau Pulung: Aktivitas Tambang Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
DPRD Kabupaten Kutai Timur, Joni.
DPRD Kabupaten Kutai Timur, Joni.

Timeskaltim.com, Kutim – Sebuah foto viral tentang longsor atau jatuhan tanah di daerah Jalan Rantau Pulung mengundang perhatian banyak pihak. Namun, terkait dengan insiden tersebut, DPRD Kabupaten Kutai Timur, Joni, menegaskan bahwa kejadian ini tidak sepenuhnya terkait dengan aktivitas tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC).

“Ada yang menyebut bahwa longsor ini disebabkan oleh aktivitas tambang PTKPC, tetapi sebenarnya daerah tersebut memang rawan longsor. Meskipun jaraknya jauh dari wilayah tambang, namun kontur tanah yang rawan longsor memicu kejadian ini,” ungkap Joni.

Joni menambahkan bahwa meskipun daerah tambang KPC dan daerah rawan longsor terpisah, longsoran tanah sering terjadi setiap kali hujan deras mengguyur daerah tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kejadian longsor lebih dipengaruhi oleh kondisi alam daripada aktivitas tambang.

“Setiap hujan deras, kami sering melihat longsor terjadi di daerah tersebut. Meskipun kami tidak bisa memastikan jarak antara daerah tambang dan lokasi longsor, namun perusahaan tambang lain jauh dari wilayah tersebut,” tambah Joni.

Kejadian longsor ini menjadi sorotan masyarakat, terutama karena dampaknya yang cukup signifikan, termasuk pergeseran tanah dan pergeseran tiang listrik hingga ke tengah jalan. Meskipun begitu, Joni menekankan perlunya memahami bahwa kondisi alam yang rawan longsor menjadi faktor utama dalam kejadian tersebut. (SH/ADV)