Timeskaltim.com, Kutim – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Timur, Asti Mazar, mengungkapkan rencana panggilan terhadap dinas terkait guna membahas masalah pengelolaan anggaran untuk percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
Asti Mazar menyatakan keinginan untuk mengklarifikasi masalah terkait pengelolaan anggaran dalam penanganan stunting. “Kami akan panggil dinas terkait untuk menjelaskan permasalahan terkait anggaran dan perencanaan penurunan stunting di Kutai Timur,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Asti Mazar menyatakan bahwa kejelasan terkait pengelolaan anggaran ini menjadi kunci untuk mempercepat upaya penurunan stunting di Kutai Timur. “Kami akan genjot, kami tanyakan ini ada apa, kita mau ada terobosan-terobosan dan inovasi agar penurunan stunting ini nyata di Kutim,” tandasnya.
Selain itu, Asti Mazar juga menyoroti ketidakjelasan terkait pengurus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), yang dianggap menghambat kelancaran proses penanganan stunting. “Pengurus KPA tidak jelas, kita perlu klarifikasi untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan efisien dalam upaya penurunan stunting,” tambahnya.
DPRD Kutai Timur berkomitmen untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang diperlukan untuk penanganan stunting dapat dilakukan secara efektif dan efisien, dengan dukungan dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan dinas terkait.
Ini menjadi upaya DPRD Kutai Timur untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran untuk penanganan stunting, serta meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antara semua pihak terkait dalam upaya penurunan angka stunting di Kutai Timur. (SH/ADV)












