Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kota Samarinda

Dewan Samarinda Kritik Tingginya Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Samarinda

487
×

Dewan Samarinda Kritik Tingginya Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Samarinda

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Sebanyak 240 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat di awal tahun 2024. Data tersebut berdasarkan data terbaru dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda.

Melihat kegawatdaruratan ini, Deni Hakim Anwar, selalu anggota DPRD Kota Samarinda, angkat bicara. Ia mengkritik kurangnya inisiatif pencegahan dari lembaga terkait yang berakibat pada melonjaknya kasus kekerasan.

“Fokus selama ini lebih kepada penindakan, padahal upaya pencegahan jauh lebih penting,” ujarnya, Rabu (26/6/2024).

Sebagai upaya semakin melambungnya tingkat kekerasan di Kota Tepian, ia mengusulkan adanya platform digital dan edukasi intensif. Ia yakin, bahwa media sosial dapat menjadi alat yang ampuh untuk mencegah kekerasan.

“Sosialisasi pencegahan harus melampaui edukasi di sekolah. Kita harus memanfaatkan media sosial untuk menjangkau lebih banyak orang,” terangnya.

Deni juga mengusulkan platform digital khusus untuk korban melapor. Platform ini diharapkan dapat membantu korban yang malu atau trauma untuk melapor.

“Penggunaan platform digital seperti grup atau situs web bisa menjadi alat advokasi yang efektif. Ini penting untuk mengungkap kasus-kasus yang belum terlaporkan,” tutupnya. (Bey)