Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kota Samarinda

Suparno: Masyarakat Harus Tentukan Pilihan Terbaik di Pilkada 2024

315
×

Suparno: Masyarakat Harus Tentukan Pilihan Terbaik di Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kota Samarinda, Suparno. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Suparno, menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan datang. Menurutnya, masyarakat harus mulai menentukan pemimpin yang sesuai untuk masa depan kota.

“Di Agustus itu, kita belum tahu apakah terjadwalnya dengan yang baru atau yang lama, tapi rapat Komisi 1 tetap berjalan seperti biasa. Ini juga sudah mendekati Pilkada. Kalau menurut saya, Pilkada adalah pesta demokrasi di setiap daerah,” ujar Suparno kepada media ini, Senin (10/6/2024).

Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memilih pasangan calon yang cocok di pemilihan calon walikota dan wakil walikota mendatang.

“Masyarakat harus bisa menentukan siapa pemimpinnya yang cocok dari sekarang. Terkait pasangan atau calon, tinggal dijodohkan oleh masyarakat mana yang cocok atau tidak. Misalnya, jika A cocok dengan B, maka mereka bisa menjadi pasangan calon,” jelasnya.

Suparno juga menyinggung terkait kemungkinan Wali Kota Andi Harun untuk mencalonkan diri kembali. Sebab, diketahui Walikota saat ini masih memiliki kesempatan untuk bertarung di Pilkada mendatang.

“Jika kita melihat yang sekarang, Pak Andi Harun masih bisa satu periode lagi. Kalau menurut masyarakat bagus, kenapa tidak dilanjutkan? Tetapi jika ada alternatif lain, ya silakan. Itu sah-sah saja, kita kan berdemokrasi,” tambahnya.

Dia berharap antusiasme masyarakat dalam Pilkada nanti setara dengan pemilihan legislatif (Pileg) sebelumnya, di mana partisipasi masyarakat meningkat.

“Saya harap tingkat antusias masyarakat itu sama seperti Pileg kemarin. Pileg kemarin kan antusias masyarakat naik, tetapi memang beda antara Pileg dan Pilkada. Jauh bedanya, karena kalau Pileg satu RT bisa dua calonnya, kalau Pilkada bisa satu pasangan saja,” ungkap Suparno.

Suparno juga menekankan peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam meningkatkan sosialisasi dan pentingnya memilih sebagai pemilih cerdas kepada masyarakat khususnya Kota Samarinda.

“Kita harap KPU lebih intensif dalam melakukan sosialisasi, agar masyarakat lebih paham dan antusias dalam mengikuti Pilkada,” tutupnya. (Bey)