Ilustrasi penggunaan gawai. (Ist.)
Timeskaltim.com, Samarinda – Orang tua berperan penting dalam membimbing anak dalam penggunaan gawai. Terlebih risiko paparan konten digital yang belum pantas dilihat anak usia dini semakin meningkat.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sani Bin Husain merasa khawatir pada anak-anak yang acap kali tak bisa memalingkan pikirannya dari penggunaan gawai, terlebih saat ini aktivitas digitalisasi semakin meningkat.
“Orang tua tidak semestinya memberikan dan membiarkan anak memegang smartphone secara leluasa tanpa pengawasan dan kontrol langsung,” ujarnya, Sabtu (18/5/2024).
Ia menuturkan, jika banyak paparan konten yang belum pantas diakses oleh anak. Risiko tersebut menuntut para orang tua agar senantiasa membimbing pemanfaatan dan penggunaan gawai yang bijak bagi anak.
“Saya miris juga melihat itu, kasian, masih kecil, belum tahu apa-apa disodorkan HP, anak-anak tahunya main, buka YouTube, salah-salah dia buka situs terlarang,” terangnya.
Selain akses yang belum pantas, dampak penggunaan gawai terhadap kesehatan anak juga berpengaruh. Hal ini karena penggunaan gawai tanpa batasan akan berpengaruh pada psikis anak, bahaya kerusakan mata, hingga kehilangan kemampuan sosial.
Untuk itu, politisi asal PKS ini meminta pengawasan orang tua menjadi cara memanfaatkan sebuah teknologi bagi anak-anak.
“Memang pengawasan orang tua itu nomor satu, sudah pasti itu, tapi sebagai manusia kita banyak kurangnya, jadi harus berdoa meminta perlindungan dari Allah,” tandasnya. (Bey)












