Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar. (Berby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar, mendorong Pemerintah Kota Samarinda bersama pihak terkait agar terus melakukan evaluasi mendalam terhadap proyek Terowongan Samarinda.
Menurutnya, evaluasi ini penting dilakukan terutama pada aspek teknis, keuangan, dan dampak lingkungan akibat adanya proyek terowongan tersebut.
“Evaluasi ini penting untuk memastikan kelancaran dan keamanan proyek tersebut, serta mencegah potensi kelalaian teknis yang berbahaya,” ujarnya, Jumat (17/5/2024).
Politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengungkapkan kekhawatirannya bahwa proyek tersebut mungkin tidak akan selesai hingga akhir 2025, meskipun sudah mencapai 45 persen.
“Dengan alokasi dana hampir setengah triliun rupiah, proyek ini bertujuan untuk membuat tembusan jalur penghubung antara Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap,” bebernya.
Anhar menekankan pentingnya pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa proyek Terowongan Samarinda memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan lingkungan.
Selain itu, Ia juga menyoroti urgensi penyelesaian proyek ini sebelum masa jabatan wali kota berakhir.
“Kita berharap, proyek tersebut dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat yang diharapkan bagi Kota Samarinda,” pungkasnya. (Bey)












