Anggota DPRD Kota Samarinda, Damayanti. (Berby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Damayanti, tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat agar membawa anak mereka ke posyandu guna memantau tumbuh kembang dan mencegah stunting pada anak.
Terlebih, dikatakannya, masa pertumbuhan dan perkembangan adalah titik kritis anak-anak sehingga perlu dilakukan pemantauan yang signifikan guna mencegah terjadinya stunting terhadap anak.
“Dengan adanya posyandu, kita dapat memantau tumbuh kembang anak secara rutin dan mencegah stunting,” ujarnya, Rabu (15/5/2024).
Menurutnya, pencegahan stunting harus dimulai sejak dini dengan melakukan pemeriksaan kandungan secara rutin serta memperbaiki gizi untuk anak-anak dan ibu hamil.
Damayanti menegaskan bahwa masa kehamilan merupakan waktu krusial dalam pencegahan stunting, sehingga ibu hamil perlu memperhatikan asupan gizinya dengan baik.
“Masa kehamilan adalah kunci dalam mencegah stunting. Oleh karena itu, ibu hamil perlu memperhatikan asupan gizinya dengan cermat,” jelasnya.
Tak lupa, Damayanti memberikan apresiasi atas kerja keras dan kerja sama yang baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam upaya mencegah stunting. Data terbaru menunjukkan penurunan angka stunting dari 25,3 persen menjadi 24,5 persen.
“Kami mengapresiasi kerja keras Pemkot Samarinda dalam menangani masalah stunting,” ungkapnya.
Sebagai anggota DPRD, Damayanti berharap dengan terusnya upaya yang dilakukan, target untuk menurunkan angka stunting di bawah 14 persen dapat tercapai pada tahun ini.
“Kami memiliki waktu sekitar tujuh bulan lagi untuk mencapai target tersebut. Kerja sama yang baik dan pemahaman masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut,” tutupnya. (Bey)












