Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Berby/ Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengatakan jika, optimalisasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) kesehatan bisa menjadi salah satu sumber signifikan untuk meningkatkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda.
“Dinas Kesehatan memiliki peran strategis dalam mengelola BLUD kesehatan agar lebih produktif dan efisien. Dengan pengelolaan yang baik, BLUD bisa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PAD,” ujar Deni, Sabtu (11/5/2024).
Deni menjelaskan bahwa BLUD kesehatan, seperti rumah sakit daerah dan puskesmas yang telah memiliki status BLUD, dapat menjalankan fungsinya secara lebih fleksibel dan profesional.
“BLUD memiliki otonomi dalam mengelola anggaran dan pelayanan, sehingga potensi pendapatannya bisa lebih maksimal jika dikelola dengan baik,” tambahnya.
Meskipun target PAD sebelumnya lebih tinggi, upaya untuk mencapai target sebesar 70 miliar rupiah diharapkan akan tercapai melalui inovasi-inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Oleh sebab itu, dirinya juga merekomendasikan pengembangan pemberian makanan tambahan dengan menggunakan bahan baku ikan gabus.
Potensi lokal seperti pengolahan ikan gabus, dapat dijadikan sumber inovasi dalam penyediaan pelayanan kesehatan, terutama dalam program pemberian makanan protein pada anak stunting.
“Kita berharap agar Posyandu dapat lebih digalakkan lagi guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada ibu dan bayi dan pentingnya optimalisasi pelayanan dasar baik di rumah sakit maupun di Puskesmas,” tandasnya. (Bey)












