Anggota DPR RI, Hetifah Sjaifudian saat foto bersama pada kegiatan penguatan kapasitas pegiat pariwisata, pada (2/5/24). (Ist)
Timeskaltim.com, Paser – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur (Kaltim), Hetifah Sjaifudian kembali memfasilitasi kegiatan penguatan kapasitas pegiat pariwisata Kabupaten Paser dengan menggandeng Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI), pada Kamis (2/5/24).
Kegiatan langsung di hadiri Hetifah Sjaifudian selaku Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Eddy Susilo selaku Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenparekraf RI, Romif Erwinadi selaku Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, dan Dian Rosita selaku Ketua PUTRI DPD Kaltim, serta 70 orang pelaku dan penggiat Pariwisata dan Ekonomi Keeatif Kabupaten Paser.
Romif Erwinadi menyampaikan bahwa ancaman terbesar destinasi wisata saat ini adalah terkait penggunaan lahan yang banyak digunakan untuk perkebunan sawit.
Selain itu, pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki keterkaitan yang membutuhkan ilmu untuk mengembangkan perencanaan kedepannya, inilah kenapa kegiatan seperti ini penting untuk dilaksanakan.
“Fokus saat ini adalah peningkatan SDM, pelaku usaha harus juga dilibatkan serta pelibatan Kades juga penting untuk pengembangan desa wisata di berbagai daerah di Paser,” ujarnya.
Eddy Susilo juga menegaskan bahwa Ibu Kota Negara (IKN) yang hadir di Kalimantan Timur membuka banyak peluang untuk daerah-daerah sekitarnya, termasuk di Kabupaten Paser yang yang menjadi daerah mitra IKN.
Dilanjut Ia juga menjelaskan beberapa hal yang menjadi konsen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk peningkatan pengelolaan destinasi wisata dan kemampuan promosi dari para pelaku pariwisata di Paser.
“Dengan pembangunan IKN diharapkan lebih berkembang pemanfaatannya bagi masyarakat” jelasnya.
Praktisi asal Golkar, Hetifah juga menggarisbawahi bagaimana pengelolaan destinasi harus dimaksimalkan sesegera mungkin mengingat Paser sebagai mitra IKN.
“Dengan pembangunan IKN, Kabupaten Paser menjadi pusat perhatian. Potensi pariwisata di sini sangat besar, mulai dari keindahan alam hingga warisan budaya. Ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata, promosi yang lebih luas, dan kolaborasi antar pelaku industri untuk mengembangkan destinasi wisata yang berkelanjutan dan menarik,” jelasnya.
Ia juga memaparkan bahwa perkembangan teknologi yang menghadirkan berbagai macam platform digital yang bisa dimanfaatkan untuk promosi destinasi wisata harus dilirik dan dimaksimalkan oleh semua pihak.
“Dalam era digitalisasi, teknologi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing pariwisata. Para pelaku pariwisata di Kabupaten Paser dapat memanfaatkan teknologi seperti media sosial, aplikasi perjalanan, dan platform pemesanan online untuk meningkatkan eksposur dan aksesibilitas destinasi wisata” lanjutnya.
Ditutup Hetifah menegaskan bahwa platform digital yang digunakan dengan baik akan menambah eksposur dan jangkauan dari para pegiat pariwisata.
“Dengan pemanfaatan teknologi yang cerdas, kita dapat menjangkau lebih banyak wisatawan potensial dan memberikan pengalaman yang lebih baik.” tutupnya. (Aji)












