Timeskaltim.com, Kukar – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) ke Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Jumat (23/2/2024) siang.
Acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Samarinda, Washington Saut Dompak didampingi Kepala Seksi Informasi Teknologi dan Komunikasi Keimigrasian, Teguh Mentalyadi dan Kepala Subbagian Tata Usaha, Mahmud Yunus.
Rombongan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Sunggono. Kendati demikian, kunjungan tersebut, terkait usulan rencana pembentukan Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKKI) Kukar.
Washington Saut Dompak menjelaskan, tujuan pihaknya ini, bagian dari sinergitas antar pemerintah daerah bersama Imigrasi Samarinda. Dengan dibentuknya UKKI di Kukar. Mempermudah, masyarakat setempat mengakses pelayanan paspor. Tanpa terkendala, jarak dan waktu.
Dia bilang, jika sudah ada UKKI, maka nilai Pemerintah Kabupaten Kukar akan semakin baik di mata masyarakatnya karena ada kemudahan permohonan paspor. Begitu pula di mata investor dan para turis asing.
“Dalam UKKI ini terdapat pelayanan penerbitan paspor untuk WNI dan pelayanan izin tinggal termasuk pengawasan untuk WNA. Jadi UKKI merupakan cikal bakal berdirinya suatu kantor imigrasi ke depan,” jelas Saut Dompak.
Ia berharap terbentuknya unit kerja kantor imigrasi Kukar ini bisa meningkatkan pelayanan keimigrasian di daerah sebutan Kota Raja itu.
“Pasti kami sangat mengapresiasi respon baik dari Pemkab Kukar. Menyambut baik wacana pembentukan UKKI ini. Semoga berjalan dengan lancar,” tutupnya.
Sementara itu, Sekkab Kukar, Sunggono, menyatakan kesediaannya membentuk UKKI di Kukar. Dalam pembentukan UKKI, kata dia, harus memenuhi kesanggupan anggaran operasional.
Untuk itu, pihak Pemkab Kukar berencana akan membahas hal tersebut bersama jajaran DPRD Kukar. Agar, anggaran operasional UKKI ini dapat dituangkan ke dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kukar.
Ia mengimbuhkan dari aspek penyediaan pegawai, pihaknya siap menyediakan pegawai untuk ditempatkan di UKKI Kukar nantinya.
“Kami akan kirimkan pegawai kami kepada Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mendapatkan pelatihan guna memenuhi syarat penguasaan teknologi informasi terkait administrasi keimigrasian,” pungkasnya.(Adv/Wan)










