Timeskaltim.com, Samarinda – Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kota Samarinda Dapil 3 asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Irwan, mengimbau, agar masyarakat menolak sistem politik uang (money politic) pada kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sedang berlangsung.
Ia juga tokoh muda millenial, yang bergelut di dunia sosial, seni budaya, dan kepemudaan. Mencalonkan diri untuk maju sebagai anggota DPRD di Basuki Rahmat, pada Dapil 3 Sungai Kunjang. Dengan nomor urut 5 pada Partai PKB.
“Dengan mengucapkan Bismillah, PKB adalah kendaraan politik yang saya pakai menuju pemilihan legislatif nantinya. Sebagai perewakilan masyarakat Sungai Kunjang,” ujar Irwan, di Samarinda, beberapa waktu lalu.
Dalam prosesnya, ia sebagai kader PKB Kota Samarinda mendapatkan dorongan dari keluarga, teman, dan orang sekitarnya. Untuk maju sebagai calon anggota legislatif.
Dengan siap, ia terjun ke dunia politik sebagai bagian dari pengabdian diri untuk menjalankan perintah konstitusi secara benar sesuai aturan yang sudah ditetapkan.
“Saya siap mengemban amanah dan tanggung jawab ini dan bekerja maksimal sebagai pelayan masyarakat. Karena terjun ke politik adalah bagian dari pengabdian diri, maka kita harus bermanfaat bagi masyarakat banyak,” tuturnya.
Selain itu, pria yang aktif dalam kegiatan sosial tersebut juga mendorong masyarakt agar tidak terbuai dengan kegiatan money politik atau pilik uang.
Ia berpesan kepada masyarakat untuk terus menghindari dan memerangi politik uang. Masyarakat sekarang harus memiliki keyakinan untuk memilih wakil rakyat yang bersih dan jujur.
Agar segala perjuangan didalam legislatif, dapat seutuhnya berpihak kepada masyarakat.
“Pesan saya untuk masyarakat tolak politik uang. Karena nilai demokrasi bukan dinilai dari berapa uang yang diberikan saat kampanye atau Pemilu. Tapi bagaimana keseriusan, kejujuran, dan keikhlasan Caleg dalam memperjuangkan hak-haknya,” pungkasnya. (Nik/Wan)












