Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Pariwara

Ajak Puluhan Pelajar YPM Tenggarong Seberang Lawan Infodemik Hoax, FUAD UINSI Samarinda Inisiasi Program Tular Nalar

823
×

Ajak Puluhan Pelajar YPM Tenggarong Seberang Lawan Infodemik Hoax, FUAD UINSI Samarinda Inisiasi Program Tular Nalar

Sebarkan artikel ini

FUAD UINSI Samarinda bersama siswa-siswi YPM Diponegoro, Tenggarong Seberang sukses mengeglar Tular Nalar.(Dok)

Timeskaltim.com, Samarinda – Maraknya kasus hoax mendekati pesta demokrasi Pemilu 2024 mendatang. Terlebih, sebagian menyasar kepada para pemilih pemula sebagai target oknum tak bertanggung jawab. Tentunya, berpotensi memberikan gesekan dan fenomena rawan missinformasi.

Hal tersebut ditangkis langsung oleh Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Dengan menggelar kegiatan Kelas Sekolah Kebangsaan “Program Tular Nalar” di Yayasan Pendidikan Ma’arif (YPM) Diponegoro, Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Senin (13/11/2023) pagi.

Bekerjasama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) ini, agar membantu meredam laju infodemik, yang ramai beredar di masyarakat. Melalui, literasi media dan pemikiran kritis.

Wakil Dekan (Wadek) I FUAD, Dr Sitti Syahar Inayah, M Si menjelaskan, Tular Nalar, sebagai program yang berakar kuat pada prinsip-prinsip demokrasi. Maju memberikan solusi dan mengisi kekosongan tersebut dengan metode pendekatan prebunking atau pengideraan.

“Kami secara proaktif, menjadi vaksin untuk memperlambat penyebaran konten dan berita hoaks pra-pemilu, ujaran kebencian, dan misinformasi. Yang bermuatan kacau isi, kacau emosi, dan kacau diri,” urai wanita yang akrab disapa Inayah.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA YPM Diponegoro, Dwi Nuraini, dalam sambutannya berpesan, agar berhati-hati dengan berita hoax karena seringkali menggunakan judul sensasional yang provokatif.

Dwi Nuraini bilang, sekolah sangat menyambut senang, atas kedatangan para dosen ke sekolahnya. Tentunya, pasti memberikan wawasan baru untuk para siswa.

“Peserta yang merupakan pemilih pemula pada Pemilu 2024 nanti sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” jelasnya.

Di satu sisi, Siswi SMA YPM Diponegoro, Gita Rosiani merasa senang atas ilmu diberikan oleh para dosen FUAD. Dalam menyampaikan materinya. Ia menyadari, betapa pentingnya menyalurkan hak pilihnya dan pemilih peserta pemilu dengan kritis dan cerdas. 

“Kami diajarkan tentang alur pemilu yang sering dijadikan hoax seperti apa dan bagaimana sistem demokrasi yang benar. Semoga Tular Nalar bisa lebih berkembang lagi dan mengedukasi siswa-siswi lainnya karena acaranya ini menyenangkan,” pungkasnya.(Wan)