Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

Kebakaran Pabrik Nikel PT KFI, Puji Setyowati Tekankan Pentingnya K3

477
×

Kebakaran Pabrik Nikel PT KFI, Puji Setyowati Tekankan Pentingnya K3

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kaltim, Puji Setyowati. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Beberapa hari lalu, PT Kalimantan Ferro Industry (KFI) di Pendingin, Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mengalami kebakaran pada Rabu (11/10/2023) silam.  

Anggota DPRD Kaltim, Puji Setyowati mengaku prihatin atas kebakaran yang menimpa pabrik nikel tersebut.

“Saya prihatin atas bencana yang menimpa PT KFI atas pembakaran beberapa ruangan,” ungkap Puji, Senin (16/10/2023).

Dirinya menilai, pentingnya peran manajemen dalam memberikan pengarahan kepada tenaga kerja setiap pagi termasuk instruksi dan pedoman yang harus diikuti oleh para pekerja. 

“Pelibatan tenaga kerja dalam pengawasan, pemeliharaan, penerapan prinsip keamanan di tempat kerja sebagai langkah dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan para pekerja itu sangat penting,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa sebenarnya dirinya menyambut baik investasi PT KFI mengingat potensi kontribusi positifnya terhadap masyarakat Kalimantan Timur. 

Dikatakan juga bahwa investasi skala besar seperti ini mampu memberikan dampak multi-player yang sangat positif dan dapat memajukan wilayah Kaltim ke depan.

“Sebenernya saya menyambut baik investasi ini karena ini akan memberikan dampak yang positif untuk masyarakat kaltim khususnya untuk angkatan kerja yang berada di sekitar wilayah kaltim,” jelasnya

Politikus asal Demokrat itu menekankan

pentingnya peran manajemen dalam memberikan pengarahan kepada tenaga kerja setiap pagi termasuk instruksi dan pedoman yang harus diikuti oleh para pekerja.

Dirinya berharap kejadian ini menjadi pembelajaran agar tidak terjadi lagi kebakaran atau kecelakaan. 

“Tujuan dari adanya proyek ini tidak lain untuk mensejahterakan masyarakatnya dengan adanya perjanjian 60 persen tenaga kerja lokal, sehingga keselamatan tenaga kerja itu penting,” tutupnya. (Adv/Bey)