Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Advertorial

Tenaga Pengajar di Daerah 3T Masih Minim, Disdikbud Kaltim Tawarkan Solusinya

651
×

Tenaga Pengajar di Daerah 3T Masih Minim, Disdikbud Kaltim Tawarkan Solusinya

Sebarkan artikel ini

Teks Foto: Disdikbud Kaltim Upayakan Pemerataan Tenaga Guru. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pendistribusian tenaga pengajar atau guru dinilai masih belum merata secara keseluruhan. Khususnya, di daerah 3T (tertinggal, terbelakang, terluar). Banyaknya, penumpukan guru di pusat perkotaan, diklaim menjadi pemicu munculnya persoalan tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin membenarkan persoalan itu. Dengan banyaknya pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K). Penumpukan tenaga pengajar diharapkan dapat berkurang secara signifikan.

“Misal, adanya penumpukan permintaan dalam bidang studi. Jadi ada peminatan yang tidak cukup untuk memenuhi kuota,” ucap Armin, pada Kamis (11/10/2023).

Selain itu, banyaknya pegawai negeri sipil (PNS) yang berpindah-pindah tempat disebabkan faktor keluarga atau lainnya, juga menjadi kendala Disdikbud Kaltim.

“Mulai tahun ini yang lulus P3K, Disdikbud akan menempatkan di mana sekolah yang butuh,” lanjutnya.

Pihaknya, juga memberikan solusi kepada tiap sekolah untuk di daerah 3T yang kekurangan tenaga pengajar. Dengan menggabungkan beberapa mata pelajaran untuk satu guru.

“Solusi yang dilakukan sekarang merangkap guru-guru yang satu linier untuk mengajar mata pelajar,” pungkasnya. (Adv/Nik/Wan)