Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

Tak Ada Lagi Sekolah Favorit, Disdikbud Serius Tingkatkan Seluruh Kualitas Pendidikan di Kaltim

496
×

Tak Ada Lagi Sekolah Favorit, Disdikbud Serius Tingkatkan Seluruh Kualitas Pendidikan di Kaltim

Sebarkan artikel ini

Kabid SMA Disdikbud Kaltim , Muhammad Jasniansyah.(Hafif Nikolas/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Stigma sebagian masyarakat terkait sekolah favorit masih belum bisa dihilangkan. Hal tersebut terlihat ketika banyaknya peserta didik saat mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) baru-baru ini, kebanyakannya memilih sekolah yang dinilai favorit.

Beberapa sekolah yang jadi incaran favorit dalam PPDB lalu. Diantaranya, SMAN 1 Balikpapan, SMAN 10 Samarinda, SMAN 1 Berau, Hingga SMAN 1 Bontang.

Dengan nama sekolah yang besar, fasilitas yang baik bahkan lulusan yang jadi terbaik. Beberapa sekolah diatas menjadi incaran para siswa untuk bersekolah di sana.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Muhammad Jasniansyah sampaikan keseriusan dinasnya untuk menyamaratakan kualitas sekolah di seluruh Kaltim.

Hal ini bertujuan untuk menghilangkan mindset masyarakat terkait sekolah favorit.

“Gak ada lagi sekolah favorit. Baik dari kurikulum, sarana dan prasarana, maupun minat bakat peserta didik, sampai saat ini kami selalu memberikan perhatian bagi seluruh sekolah,” ucap Jasni, pada Selasa (5/9/2023).

Banyaknya animo masyarakat yang berkeinginan menyekolahkan anaknya pada sekolah tertentu tidak dapat disalahkan. Walau program untuk menyelaraskan pemerataan dalam satuan pendidikan selalu dilaksanakan.

Jadi, selanjutnya tugas bagi seluruh sekolah yang ada di Kaltim untuk membesarkan namanya masing-masing. Agar semua sekolah tidak ada yang tertinggal dan bersaing untuk menjadi lebih baik.

“Kami memenuhi semuanya pelan-pelan semua sekolah kami penuhi. Kami inventarisir kebutuhan sekolah itu apa saja,” lanjutnya.

Disdikbud Kaltim selalu mendata dan menginventarisasi kebutuhan yang ada pada sekolah di seluruh Kaltim.

Bukan hanya saran dan prasarana fisik saja. Disdikbud Kaltim juga menyiapkan kebutuhan terkait bakat minat siswa. Untuk menunjang kemajuan skill setiap siswa. (Nik/Wan)