Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
ClimateSamarinda

Samarinda Masuki Musim Kemarau, BMKG: Puncak Kemarau Agustus-Oktober

323
×

Samarinda Masuki Musim Kemarau, BMKG: Puncak Kemarau Agustus-Oktober

Sebarkan artikel ini

Observer BMKG Samarinda, Gilang saat menjelaskan kondisi kemarau di kantor BMKG Samarinda, Rabu (2/8) siang. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Samarinda mengungkapkan bahwa hampir 50 persen wilayah di Kota Samarinda memasuki musim kemarau.

Hal itu disampaikan Gilang selaku Observer BMKG Kota Samarinda. Ia menjelaskan jika beberapa wilayah di Kaltim sudah masuk musim kemarau.

“Sudah masuk musim kemarau itu Kota Samarinda, Balikpapan, Bontang, Penajam Paser Utara, Paser, dan Kutai Timur” ucapnya kepada Timeskaltim, Rabu (2/8/2023).

Kendati demikian, beberapa wilayah di Kaltim juga masih mengalami musim hujan.

BMKG mencatat, hujan terakhir di Kota Tepian terjadi sekitar tanggal 20 Juli dengan curah hujan mencapai 53 mm. Namun, lewat dari tanggal tersebut tidak terdapat curah hujan.

“Puncak musim kemarau diperkirakan bulan ini (Agustus) hingga dua bulan ke depan” beber Gilang.

Disisi lain, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso mengatakan, fenomena ini akan berdampak ke beberapa sektor.

“Dampaknya bisa menyebabkan penurunan air dan retakan pada beberapa persawahan” tutur Suwarso.

Selain itu, potensi gagal panen dan sumber bahan baku untuk PDAM akan berkurang.

Dirinya mengimbau agar masyarakat dapat saling memberikan informasi dan dukungan dalam menghadapi situasi tersebut.

“Berhemat air, saling bekerjasama dengan PDAM dan masyarakat untuk saling berbagai sumber air baku” pungkasnya. (Bey)