PC PMII Samarinda menggelar diskusi bertajuk Surau Pergerakan di Aula Perpusatakaan Samarinda, Rabu (12/7/2023) pagi.(Dok)
Timeskaltim.com, Samarinda – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda menggelar diskusi publik mengangkat tema Surau Pergerakan di Aula Perpustakaan Kota Samarinda, Rabu (12/7/2023) pagi.
Ketua PC PMII Samarinda, Ahmad Naelul Abrori mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk membahas isu aktual di tengah masyarakat agar mampu menelaah dan memperkaya pengetahuan kader organisasi.
PMII Samarinda, kata dia, akan selalu bersinergi dalam menciptakan generasi berkualitas sesuai harapan dan tujuan bangsa.
“Mempertahankan budaya lama dengan menghormati tradisi dan melestarikan nilai serta membuka diri pada perubahan untuk mengadopsi budaya baru sesuai perkembangan zaman,” paparnya.
Kepala Biro Pengembangan Intelektual dan Eksplorasi Teknologi PMII Samarinda, Julaihah berharap masyarakat Kota Tepian sadar akan pentingnya literasi digital seiring berkembangnya teknologi.
Sebab, pasca Pandemi Covid-19 menimpa bangsa ini, penggunaan AI mengalami peningkatan dengan sangat cepat, sehingga organisasi kepemudaan harus adaptif dalam pergerakan mengikuti perkembangan.
“Dengan begitu penggunaan AI menjadi bermanfaat bagi banyak orang, serta menjadikan hal tersebut sebagai bahan kajian untuk bergerak sesuai dengan zamannya,” kata Julaihah.
Diskusi tersebut mengangkat tema “Peran literasi digital dalam menghadapi Artificial Intellegence (AI)” sebagai bentuk gerakan kepemudaan yang sadar akan peran literasi digital serta peka menyadari tentang Artificial Intelligence (kecerdasan buatan).
Kegiatan diskusi menghadirkan narasumber dari akademisi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul) yang konsen bergerak terhadap pengembangan teknologi di bidang pendidikan.(Wan)












