Suasana Generasi z deklarasi dukungan kepada Gus Muhaimin. (Fiku/Timeskaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Dukungan terhadap Gus Muhaimin sebagai Presiden RI tahun 2024 terus mengalir, setelah emak-emak kemudian kaum buruh, kini giliran generasi Z Kota Samarinda mendukung Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menjadi Capres 2024 Minggu (2/07/2023).
Para generasi Z ini berkumpul di Hotel Grand Jamrud, Kelurahan Pasar Pagi Kecamatan Samarinda Kota, kemudian melakukan long mard menuju taman Samarenda untuk mendeklarasikan dukungan kepada Gus Muhaimin menjadi Presiden.
“Tidak hanya pelajar dan mahasiswa yang memberikan dukungan, juga ada pelaku seni dan melibatkan pemuda biasa dan kegiatan ini bertujuan untuk pemenanganan Gus Muhaimin menjadi Presiden 2024,” ujar Koordinator Deklarasi Generasi Z, Agus Setiawan.
Menariknya, kata agus para pemuda yang berkumpul ini sebenarnya tidak semua saling mengenal. Mereka sama-sama memiliki alasan yang kuat untuk mendukung Gus Muhaimin hingga mereka berkumpul mendeklarasikan dukungan.
Hari itu juga, para generasi z ini bersepakat terlibat dalam Bagus (Barisan Gus) Muhaimin, sebuah wadah pemuda untuk mendukung Gus Muhaimin menjadi Presiden. “Para pemuda inilah yang akan mensosialisasikan kepada keluarga, tetangga, teman dan komunitas masing-masing,” kata Agus.

Kegiatan ini diawali dengan wawasan kebangsaan yang kemudian dilanjutkan dengan deklarasi dukungan kepada laki-laki yang juga akrab dipanggil Gus Muhaimin ini.
“Bagi anak milenial Gus Muhaimin itu bisa merangkul teman-teman milenial. Salah satu alasan kuat kaum milenial untuk Gus Muhaimin itu karena adanya 6 ide Indonesia maju yang digagasnya,” terang pria yang aktif dalam berbagai organisasi di Kota Samarinda ini.
Menurutnya gagasan Gus Muhaimin ini langsung bersentuhan dengan kaum Milenial, salah satu contohnya adalah UU pengembangan SDM yang mewajibkan perusahaan melakukan pelatihan vokasi dan penempatan kerja, serta kredit perumahan nol persen bagi pekerja dan milenial.
“Karena saat ini banyak pelatihan kerja bagi pemuda yang habis pelatihan langsung tidak ada tindak lanjutnya, dengan adanya gagasan UU tersebut bisa memayungi kami sebagai pemuda, karena persentase pengangguran khususnya di Kota Samarinda juga masih banyak untuk pemuda,” ujarnya dalam deklarasi dukungan untuk Gus Muhaimin. (Fiku)












