Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi bersama para tokoh adat Dayak Kenyah. (Berby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Lembaga Adat Dayak Kenyah Kaltim (LADK-KT) dan Kerukunan Adat Dayak Kenyah Kaltim (KDK-KT) menggelar acara Welcome Party (Nyelama Sakai) sebelum dihelatnya Musyawarah besar.
Agenda yang dihelat di ruang Olah Bebaya Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (29/4/2023), nampak dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, Anggota DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang, Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, Presiden Majlis Adat Dayak Nasional, Marthin Billa, Kepala Adat Besar LADKT Kaltim serta pejabat dan tokoh adat Dayak Kenyah se-Kaltim.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi menyampaikan, persatuan dan kesatuan di Kaltim salah satunya karena kontribusi warga Dayak Kenyah.
“Ada 24 sub Dayak Kenyah, semuanya bersatu, ini luar biasa karena semuanya punya cita-cita yang luhur untuk membangun warga Dayak, membangun Kaltim, membangun Ibu Kota Nusantara dan Indonesia” ucap Hadi.
Ia menambahkan, masyarakat Kaltim mengedepankan nilai kearifan lokal dan toleransi, sehingga tetap terjaga kondusifitas dan kedamaiannya.
“Kondisi tersebut yang menjadi alasan Kaltim dipilih menjadi IKN, sebab mampunya warga asli Benua Etam untuk hidup berdampingan” ungkapnya.
Sebagai informasi, Kaltim pernah mendapatkan penghargaan Harmoni Award dari kementerian agama, dan dari 38 provinsi, Kaltim berada di peringkat ke lima pada indeks keharmonisan.
Sementara itu, ketua panitia Martin Apuy menjelaskan, agenda ini di helat guna peserta bisa saling mengenal dan mubes berjalan lancar ke depannya.
“Semoga nanti menghasilkan yang terbaik untuk kita semua dan suku Dayak Kenyah dapat terlibat aktif dalam pengembangan IKN” tandasnya. (Adv/Bey/Diskominfo Kaltim)












