Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Advertorial

Siap Sambut ASO, KPID Kaltim Minta Dilibatkan Pembagian STB 

765
×

Siap Sambut ASO, KPID Kaltim Minta Dilibatkan Pembagian STB 

Sebarkan artikel ini

Ketua KPID Kaltim, Irwansyah. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Ketua KPID Kaltim, Irwansyah menyampaikan bahwa saat ini Kaltim sudah siap   dalam menyambut Analog Switch Off (ASO). Hal itu diungkapkan Irwansyah saat konferensi pers bersama para wartawan, Sabtu (18/2/2023).

“Kita tinggal menunggu kebijakan dari Kementerian Kominfo, belum tau bulan berapa, namun saat ini Kaltim belum masuk zona ASO, harusnya November TV analog dimatikan” ucap Irwansyah.

Perihal Set Top Box (STB) yang dibagikan kepada warga miskin, pihaknya mengatakan terdapat komitmen dari pemerintah untuk membagikannya, namun hingga kini belum ada kabar terkait pembagian STB tersebut.

Sebagai informasi, pembagian STB dilakukan oleh Kementerian Kominfo dan pemenang MUX. MUX ini merupakan penyelenggara yang menyiarkan siaran digital.

Pihaknya menuturkan, untuk komitmen pembagian STB se-Indonesia itu sebesar 6 juta. Kendati demikian, belum ada kabar terkait pembagian STB tersebut.

“Kita hanya mendengar ada isu sudah ada pembagian STB di Kaltim, tapi kita tidak tahu siapa yang membagikannya, harapannya KPID Kaltim juga dilibatkan dalam pembagian STB ini” bebernya.

Irwansyah menambahkan, pembagian STB sebenarnya bukan ranah KPID, tetapi sebagai sukarelawan untuk membantu warga Kaltim sesuai dengan tuntutan dalam UU P3SPS.

Saat ini, sosialisasi ASO di Kaltim telah berjalan, namun terdapat dua kabupaten/kota yang belum ditemui untuk sosialisasi yakni Kota Samarinda dan Kabupaten Berau. Selain bertemu langsung, sosialisasi melalui televisi dan radio juga sudah masif disebarkan.

Diketahui, saat ini sudah terdapat sekitar 120 lembaga penyiaran televisi dan radio, sedangkan untuk televisi sendiri terdapat sekitar 20 yang siap digital di Kaltim.

“Kaltim sudah siap TV digital. Harapannya juga tv nasional dapat menyiarkan konten lokal daerah dengan mengangkat kebudayaan ataupun UMKM lokal” pungkasnya. (Adv/Bey/Aji/KPID Kaltim)