Ilustrasi perkembangan ekonomi di Kaltim.(Topan Setiawan/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berkomitmen, menjaga stabilitas konsumen terhadap perekonomian daerah.
Ini berdasarkan hasil survei konsumen dari BI Kaltim pada bulan Desember 2022 dan mengindikasikan bahwa optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga.
“Hal tersebut terindikasi dari indeks keyakinan konsumen pada bulan Desember 2022 sebesar 133,8, tetap berada pada level optimis.
Keyakinan konsumen pada 2022 yang tetap terjaga tercermin dari indeks ekonomi saat ini yang tercatat sebesar 131 serta indeks ekspektasi ekonomi yang tercatat sebesar 135,7,” terang Kepala Perwakilan BI Kaltim, Rizky B Gozali dalam rilisnya, Selasa (17/1/2023) siang.
Dengan melihat hasil survei tersebut, maka dapat dipastikan bahwa optimisme konsumen terhadap kondisi perekonomian saat ini terpantau tetap terjaga.

Kata dia, terjaganya indeks ekonomi saat ini ditopang oleh optimisme akan penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja saat ini, termasuk pembelian barang yang cenderung tahan lama.
“Indeks penghasilan dan indeks pembelian barang tahan lama masing-masing tercatat sebesar 135,0 dan 115,5. Kemudian juga indeks ketersediaan lapangan kerja tercatat sebesar 145,0. Ini artinya meningkat ketimbang bulan sebelumnya,” ungkap Rizky.
BI perwakilan Kaltim berkeinginan, agar ekspektasi konsumen di Kaltim terhadap kondisi perekonomian, pada enam bulan kedepan juga terpantau masih tetap kuat. Tentunya, juga ditopang dengan kesolidan dan sinergitas di berbagai elemen masyarakat.
“Kami mengharapkan, adanya momentum agar tetap solidnya ekspektasi konsumen tersebut. Sehingga, dapat diimbangi dengan sinergi dan inovasi dari seluruh elemen masyarakat untuk Kaltim berdaulat,” tandasnya.(Wan)












