Anggota DPRD Samarinda, Damayanti.(Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Sebagian Sekolah Negeri di Kota Samarinda, masih minim terhadap fasilitas perpustakan, untuk menunjang literasi siswa memperkaya ilmu pengetahuan. Terlebih, perpustakaan menjadi fasilitas penting bagi pelajar untuk membuka jendela ilmu dan mendukung pembelajaran di sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda menyediakan fasilitas penting itu.
“Walaupun zaman sudah canggih bukan berarti harus melupakan buku. Lagi pula kalau tidak ada perpustakaan, anak didik mau belajar di mana,” tanya Damayanti saat dikonfirmasi, Rabu (4/1/2023).
Menurut Politisi asal partai PKB itu, pembelajaran menggunakan buku jauh berdampak dibanding dengan belajar sistem digital.
Tak hanya fasilitas perpustakaan saja yang menjadi sorotan Legislator Basuki Rahmat asal Dapil IV Samarinda Ulu ini. Ia menyebut masih banyak sarana prasarana yang perlu diperhatikan oleh Disdik Samarinda dalam menunjang pendidikan, seperti fasilitas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan pagar atau batas sekolah.

“Pembatas sekolah dapat memastikan anak didik terus terjaga dan ketika masuk pagar sekolah maka tanggung jawab diambil pihak guru,” ungkapnya.
Jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda tak mencukupi, menurut Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Pembangunan (Koalisi PKB – PPP) ini, bisa mencari bantuan dari pihak lain lewat CSR perusahaan yang beroperasi di Samarinda.
“Masih banyak data perusahaan yang dipegang DPRD Samarinda dan wajib memberikan bantuan,” katanya.
“Bukan hanya berbicara sarana prasarana saja, tapi SDM juga yang dapat menunjang kualitas anak didik,” tandasnya. (Adv/Wan)












