Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Daerah

Sukses Gelar HUT Pemprov Kaltim Ke-66, Ini Tanggapan Isran Noor Kepada Anggota DPRD 

378
×

Sukses Gelar HUT Pemprov Kaltim Ke-66, Ini Tanggapan Isran Noor Kepada Anggota DPRD 

Sebarkan artikel ini

Suasana Sidang Paripurna Peringatan HUT Pemprov Kaltim ke-66 di Gedung B Komplek DPRD Kaltim.(Topan Setiawan/ Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kaltim menggelar Rapat Paripurna dalam rangkaian HUT Pemerintah Provinsi (Pemprov) ke-66 Tahun, pada Kamis (5/1/2022) pukul 10.00 Wita.

Dihelat di Gedung B Komplek DPRD Kaltim ini, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Masud didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim. Diantaranya, Muhammad Samsun, Seno Aji dan Sigit Wibowo. Hadir pula Gubernur Kaltim, Isran Noor didampingi Sekdaprov, Sri Wahyuni beserta jajaran OPD se-Kabupaten/Kota se-Kaltim.

Dalam sambutannya, Isran Noor menyampaikan, segera membuat Peraturan Gubernur (Pergub), terkait pemberian penghargaan dan tali asih dari Pemprov Kaltim. Kepada seluruh anggota DPRD Kaltim di akhir masa tugasnya.

“Tahun 2023 ini saya akan membuat Pergub untuk memberikan penghargaan dan tanda kasih sayang pada anggota DPRD. Karena mereka tidak dapat pensiun, yang dapat pensiun hanya DPR RI dan DPD, ” ucapnya dihadapan ratusan peserta tamu undangan.

Ia menambahkan, kursi DPRD Kaltim mengemban tugas yang sama dengan DPR RI. Kata dia, hal tersebut patut diapresiasi berupa penghargaan dalam menyalurkan aspirasi rakyat di 10 kabupaten/kota di Kaltim.

“Sudah saya siapkan. Benar ini tidak main-main. Bagaimana ceritanya, tugasnya sama dengan DPR RI, perannya juga sama, hanya saja mereka di daerah tapi tidak mendapat penghargaan dari pemerintah,” terang mantan Bupati Kutim itu.

Penyerahan piagam penghargaan oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor kepada tokoh paling berpengaruh di Kaltim.(Topan Setiawan/ Times Kaltim)

Orang nomor satu di Kaltim ini menyebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kaltim tahun 2022, mengalami peningkatan sebesar 77,44 atau meningkat 0,56 poin dibandingkan capaian tahun 2021 (76,88). 

“Peningkatan terjadi pada semua komponen penyusun IPM, baik kualitas kesehatan, pendidikan, maupun pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan,” sebutnya.

Kata dia, peningkatan terjadi pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2022 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 71,85 tahun, meningkat 0,01 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya. 

Kendati demikian, Ia menambahkan, capaian pembangunan manusia di Provinsi Kaltim merupakan yang tertinggi di Pulau Kalimantan. Bahkan menduduki peringkat ke-3 secara nasional dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, setelah DKI Jakarta (peringkat 1) dan DI Yogyakarta (peringkat 2). 

“IPM sebagai suatu indikator capaian pembangunan manusia, maka terdapat dua aspek yang perlu diperhatikan dalam menginterpretasikan IPM, yaitu kecepatan dan status pencapaian,” beber Isran.

Kendatipun, Isran juga mengimbau agar terus meningkatkan hubungan solidaritas dan harmonis di tubuh Pemerintahan daerah. Lanjut dia, hal tersebut dilakukan agar rasa nasionalis pun dapat terus tumbuh. Tentunya, seirama dengan visi dan misi Kaltim Berdaulat.

Di akhir sambutannya, Isran Noor menyampaikan, pidatonya hari ini menjadi pidato terakhir yang disampaikan dalam rapat Paripurna DPRD Kaltim untuk peringatan HUT Provinsi Kaltim karena masa kerjanya akan segera berakhir.

“Ini pidato terakhir saya dalam rangka HUT Kaltim karena tahun 2024 itu saya sudah pensiun. Tapi, Gubernur masih bisa lagi jadi Gubernur, nggak ada pensiunnya kalau khilaf mata terpilih pulang (lagi), ” tandasnya.

Acara tersebut dirangkaikan dengan penganugerahan piagam penghargaan kepada tokoh moderasi beragama, diserahkan oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor. Diikuti seluruh jajaran DPRD Kaltim ikut memberi selamat kepada penerima penghargaan tersebut.(Wan)