Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDKP3A Provinsi Kalimantan Timur

DKP3A Kaltim Minta Kabupaten dan Kota Bisa Komitmen untuk Data Terpilah Anak

256
×

DKP3A Kaltim Minta Kabupaten dan Kota Bisa Komitmen untuk Data Terpilah Anak

Sebarkan artikel ini

Kepala DKP3A Kaltim, Noryani Sorayalita. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pengambil kebijakan di kabupaten dan kota se-Kaltim diharapkan mempunyai komitmen dalam pelembagaan data terpilah anak. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita. 

Noryani menyebut, adanya pelembagaan data terpilih anak sangat penting. Hal ini bertujuan untuk membuat program yang lebih responsif gender dan peduli anak.  

“Pentingnya data terpilah anak untuk membangun sistem komunikasi antara provinsi dan kabupaten/kota dalam pelaksanaan pengumpulan atau pengolahan data terpilah anak dan meningkatkan ketersediaan dan pemanfaatan data yang responsif gender dan peduli anak,” jelas Noryani belum lama ini. 

Dia melanjutkan, OPD dan instansi vertikal bisa bersinergi terkait data-data terpilah yang berkaitan. Sehingga data bisa jadi bahan untuk perangkat daerah ketika ingin merencanakan program dan kegiatan yang berbasis data. 

Berdasarkan data yang dihimpun DKP3A Kaltim, penduduk usia 8-10 tahun berkebutuhan khusus untuk laki-laki pada 2021 paling banyak yang cacat fisik, mental, dan cacat lainnya paling banuak di Kukar. Total ada 38 orang. 

Kemudian, data jumlah 0-18 tahun berkebutuhan khusus untuk perempuan pada 2021 yang cacat fisik paling banyak ditemukan di Kukar sebanyak 13 orang. Dan cacat lainnya paling banuak di Kutim sebanyak 10 orang.

“Saya harap komitmen para pengambil kebijakan terhadap pelembagaan data terpilah menurut jenis kelamin dan usia serta penggunaannya dapat memaksimalkan pemanfaatan data yang responsif gender dan memenuhi hak-hak anak,” tandasnya. (Gan/adv/DKP3A Kaltim)