Timeskaltim.com, Samarinda — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan hingga hari terakhir operasi pengejaran, 14 dari 15 tahanan yang melarikan diri dari sel Polsek Samarinda Kota telah berhasil ditangkap kembali.
Kepada awak media, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, menyebutkan bahwa untuk sementara, satu tahanan lainnya masih dalam pengejaran intensif aparat oleh aparat kepolisian.
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi lintas satuan, mulai dari Reserse Kriminal hingga unit Jatanras, serta dukungan kepolisian daerah lain.
Pasalnya, sejak peristiwa pelarian massal itu terjadi, seluruh personel dikerahkan melakukan pengejaran tanpa henti.
“Alhamdulillah, dari 15 tahanan yang sempat kabur, 14 sudah berhasil kami amankan kembali. Operasi masih terus berlanjut untuk menangkap satu orang yang tersisa,” ujarnya, pada Senin (27/10/2025).
Dari empat belas tahanan yang telah diamankan, kata dia, dua di antaranya ditangkap di luar provinsi, tepatnya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Penangkapan tersebut dilakukan melalui operasi gabungan dengan dukungan kepolisian setempat, setelah tim memperoleh informasi penting mengenai persembunyian para pelaku.
“Dua tahanan kami tangkap di Palangkaraya. Mereka sempat berpindah-pindah tempat, namun akhirnya bisa kami amankan tanpa perlawanan,” tegasnya.
Polisi terus memperluas pencarian dengan berbagai metode, mulai dari pemantauan komunikasi digital, patroli darat, hingga penyisiran lokasi-lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyian.
Satu tahanan yang belum tertangkap, menurutnya, kini menjadi fokus utama operasi. Oleh karena itu, ia memastikan pelaku tidak memiliki ruang gerak leluasa, lantaran aparat telah memperketat pengawasan di sejumlah titik strategis, baik di perbatasan maupun jalur pelarian antarkota.
“Kami pastikan ruang geraknya semakin sempit. Personel kami siaga penuh di lapangan dan mohon dukungan masyarakat untuk melaporkan bila mengetahui keberadaannya,” timpalnya.
Meski masih ada satu buronan, ia mengatakan bahwa situasi keamanan di Samarinda dan sekitarnya tetap kondusif, dan menghimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap beraktivitas seperti biasa.
“Harapan saya masyarakat tetap tenang. Situasi aman dan kegiatan sehari-hari dapat berjalan normal,” katanya.
Diakhir ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat yang aktif memberikan berbagai informasi terkait keberadaan tahanan kabur. Sehingga kolaborasi publik dan aparat menjadi kunci percepatan penangkapan.
“Saya berterima kasih atas kerja sama masyarakat yang telah memberikan informasi penting kepada kami. Ini bukti sinergi yang baik antara polisi dan warga,” pungkasnya. (Has/Bey)












